Nobu Bank-Jalin Sepakati Pengembangan QRIS Antarnegara ke Hong Kong
Nobu Bank-Jalin Sepakati Pengembangan QRIS Antarnegara ke Hong Kong
PT Bank Nationalnobu Tbk (Nobu Bank) resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) untuk menghadirkan layanan QRIS antarnegara khusus koridor Hong Kong. Kesepakatan ini diumumkan di sela-sela perhelatan akbar Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026, yang menjadi momentum penting bagi akselerasi digitalisasi sistem pembayaran di Tanah Air. Melalui kolaborasi ini, Nobu Bank mempertegas komitmennya dalam memperluas ekosistem pembayaran lintas negara bagi nasabah setianya.
Ke depan, nasabah Nobu Bank akan dimanjakan dengan kemudahan bertransaksi di berbagai merchant yang terhubung di Hong Kong cukup melalui aplikasi Nobu Go. Inovasi ini menjawab tantangan mobilitas nasabah yang semakin tinggi, di mana kebutuhan akan metode pembayaran yang praktis, cepat, dan aman tidak lagi terbatas di dalam negeri saja. Hong Kong, sebagai salah satu pusat finansial dan destinasi wisata favorit bagi masyarakat Indonesia, dipilih menjadi target ekspansi strategis berikutnya setelah kesuksesan implementasi QRIS antarnegara di koridor Korea Selatan.
Steve Marciano, Direktur Nobu Bank, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan jawaban atas perubahan gaya hidup nasabah modern. Menurutnya, pengalaman pembayaran yang sederhana dan efisien kini telah menjadi standar kebutuhan utama. "Mobilitas nasabah kita semakin lintas negara, sementara ekspektasi mereka terhadap pengalaman pembayaran tetap sederhana. Dengan menghadirkan QRIS antarnegara ke Hong Kong, kami membawa kemudahan transaksi yang sudah akrab digunakan nasabah di Indonesia ke salah satu pusat ekonomi global. Kami ingin memastikan aplikasi Nobu Go menjadi pendamping setia nasabah saat mereka bepergian, berbisnis, maupun berwisata ke luar negeri," ujar Steve.
Langkah ini juga selaras dengan visi jangka panjang Nobu Bank untuk meningkatkan relevansi layanan digitalnya di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif. Dengan integrasi QRIS antarnegara, Nobu Bank tidak hanya sekadar memberikan fitur tambahan, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi nasabah agar tidak perlu lagi repot menukar mata uang asing secara fisik dalam jumlah besar saat berada di luar negeri.
Di sisi lain, data dari Bank Indonesia memberikan landasan kuat mengapa pengembangan QRIS antarnegara menjadi sangat krusial. Sejak diperkenalkan pada tahun 2022 hingga Juli 2026, adopsi QRIS lintas negara menunjukkan tren pertumbuhan yang eksponensial. Tercatat, pengguna dari negara mitra telah melakukan sekitar 25,67 juta transaksi di Indonesia dengan nilai mencapai Rp7,63 triliun. Sementara itu, antusiasme masyarakat Indonesia untuk bertransaksi di luar negeri juga sangat tinggi, dengan 4,67 juta transaksi yang mencatatkan nilai sebesar Rp1,73 triliun. Angka-angka ini menjadi indikator nyata bahwa QRIS telah menjadi tulang punggung baru dalam mendukung perdagangan, pariwisata, dan aktivitas ekonomi lintas batas.
Peran Jalin sebagai penyedia infrastruktur dalam kerja sama ini sangat sentral. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, Jalin bertindak sebagai penghubung (enabler) yang memastikan sistem pembayaran berjalan secara interoperabel dan andal. Eko Dedi Rukminto, Direktur Jalin, menekankan bahwa perluasan koridor internasional membutuhkan infrastruktur yang kokoh agar konektivitas antarnegara dapat terjaga tanpa hambatan teknis.
"Semakin luas konektivitas QRIS antarnegara, maka semakin besar pula kebutuhan akan infrastruktur yang interoperabel. Jalin hadir untuk membantu institusi perbankan dan tekfin agar dapat memperluas layanan mereka tanpa harus membangun infrastruktur konektivitas secara terpisah di setiap negara tujuan. Kami menjadi jembatan bagi bank seperti Nobu Bank untuk masuk ke kancah global dengan dukungan sistem yang stabil dan terpercaya," jelas Eko.
Salah satu keunggulan utama dari skema QRIS antarnegara ini adalah dukungan terhadap mekanisme Local Currency Transaction (LCT). Melalui sistem ini, nasabah dapat bertransaksi dengan konversi mata uang yang lebih efisien karena tidak lagi bergantung sepenuhnya pada mata uang pihak ketiga. Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi lintas negara ini tidak hanya memangkas biaya administrasi bagi konsumen, tetapi juga membantu menjaga stabilitas nilai tukar serta mengurangi ketergantungan pada mata uang asing tertentu dalam sistem keuangan nasional.
Bagi sektor pariwisata, kemudahan pembayaran ini diprediksi akan menjadi daya tarik tersendiri. Wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Hong Kong kini memiliki fleksibilitas lebih dalam berbelanja, mulai dari membeli produk ritel, kebutuhan harian, hingga membayar jasa transportasi dan kuliner, cukup dengan memindai kode QR melalui ponsel pintar mereka. Hal yang sama juga berlaku bagi warga Hong Kong yang berkunjung ke Indonesia, yang akan semakin dimudahkan dalam melakukan pembayaran di merchant-merchant lokal yang telah terintegrasi dengan jaringan Jalin.
Kolaborasi ini juga mencerminkan sinergi yang semakin kuat antara industri perbankan, penyedia infrastruktur pembayaran, dan regulator dalam mewujudkan visi sistem pembayaran yang inklusif dan efisien. Dengan dukungan teknologi, batasan geografis dalam transaksi keuangan perlahan mulai terhapus. Keberhasilan Nobu Bank dan Jalin dalam menggarap koridor Hong Kong diharapkan dapat memicu bank-bank lain untuk melakukan langkah serupa, sehingga cakupan QRIS antarnegara Indonesia dapat menjangkau lebih banyak negara mitra di masa depan.
Dalam konteks ekonomi digital, langkah strategis ini juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri ritel. Dengan semakin mudahnya akses pembayaran bagi wisatawan asing, diharapkan volume transaksi di sektor pariwisata dan perdagangan dapat meningkat secara signifikan. Hal ini membuktikan bahwa QRIS bukan sekadar alat pembayaran lokal, melainkan instrumen ekonomi yang strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di kancah internasional.
Menatap masa depan, Nobu Bank berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan memperluas cakupan layanan digitalnya. Inovasi yang berkelanjutan di aplikasi Nobu Go menjadi kunci utama dalam mempertahankan loyalitas nasabah di tengah gempuran layanan keuangan digital lainnya. Dengan fondasi infrastruktur yang disediakan oleh Jalin dan dukungan kebijakan dari otoritas moneter, masa depan pembayaran lintas negara Indonesia tampak semakin cerah, memberikan kemudahan bagi setiap warga negara untuk bertransaksi di mana saja dan kapan saja. Kesepakatan ini menjadi bukti nyata bahwa sistem pembayaran Indonesia kini telah siap bersaing dan terintegrasi dengan standar global yang lebih modern, efisien, dan transparan.
