INews Media Group Sampaikan Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan, Gubernur, hingga Polda Banten
iNews Media Group Sampaikan Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan, Gubernur, hingga Polda Banten
PANDEGLANG – Suasana duka dan harapan masih menyelimuti kawasan Pantai Carita, Pandeglang, Banten, pada Senin (14/9/2026). Di tengah ketidakpastian nasib delapan orang yang hilang di perairan Selat Sunda, Head of News Gathering iNews Media Group, Lukman Hanafi, hadir di Posko SAR Gabungan untuk memberikan dukungan moral sekaligus menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian yang telah memasuki fase krusial.
Kunjungan ini merupakan representasi dari komitmen iNews Media Group dalam mengawal proses pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang mengalami hilang kontak saat menjalankan tugas jurnalistik. Kehadiran Lukman di lokasi bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata solidaritas perusahaan terhadap rekan sejawat yang hingga detik ini masih berada dalam daftar pencarian.
Dalam pertemuan strategis yang berlangsung di Posko SAR, Lukman Hanafi secara khusus menemui Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Al Amrad, dan Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto. Selain itu, hadir pula Gubernur Banten, Andra Soni, serta Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, yang turut memantau jalannya operasi dari daratan.
Di hadapan para pemangku kebijakan dan komandan lapangan, Lukman menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dedikasi tanpa lelah yang ditunjukkan oleh tim gabungan. "Kami sangat menghargai kerja keras tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan unsur relawan lainnya. Operasi di perairan Selat Sunda memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, terutama dengan faktor cuaca dan arus laut yang dinamis. Namun, melihat komitmen yang ditunjukkan bapak-bapak sekalian, kami merasa dikuatkan," ujar Lukman di sela-sela diskusi.
Pencarian yang telah berlangsung selama tujuh hari ini kini telah memasuki babak baru setelah otoritas memutuskan untuk memperpanjang masa operasi selama tiga hari ke depan. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan teknis dan harapan besar bahwa para korban masih bisa ditemukan dalam kondisi selamat. Lukman menyatakan bahwa iNews Media Group sepenuhnya mendukung perpanjangan masa pencarian ini dan siap memberikan dukungan logistik maupun moral yang dibutuhkan oleh tim di lapangan.
Gubernur Banten, Andra Soni, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. "Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan akses penuh dan bantuan maksimal kepada tim SAR. Ini adalah misi kemanusiaan. Keselamatan dan pencarian jurnalis serta kru kapal menjadi prioritas kami saat ini," tegas Andra.
Sementara itu, Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, menjelaskan bahwa strategi pencarian telah diperluas dengan melibatkan teknologi pendeteksi bawah air dan penyisiran udara. Menurutnya, medan Selat Sunda yang dikenal memiliki palung dan arus bawah yang kuat menjadi tantangan utama bagi penyelam maupun kapal penyisir. Namun, sinergi antara TNI dan Polri bersama Basarnas terus ditingkatkan untuk memastikan tidak ada titik koordinat yang terlewatkan.
Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea dari Polda Banten menambahkan bahwa pihaknya telah mengerahkan unit Polairud untuk memperkuat pengamanan dan koordinasi di zona pencarian. "Kami berkomunikasi secara intensif dengan para nelayan lokal agar segera melapor jika menemukan tanda-tanda atau benda yang mencurigakan di sekitar wilayah Selat Sunda. Sinergi antara masyarakat dan petugas sangat krusial saat ini," tuturnya.
Salah satu momen yang paling mengharukan dalam kunjungan tersebut adalah pertemuan Lukman Hanafi dengan Juliasih, ibunda dari Yudistiro Pranoto, salah satu jurnalis iNews Media Group yang ikut hilang. Dengan raut wajah yang tabah namun menyimpan kesedihan mendalam, Juliasih tetap setia menunggu di Posko SAR bersama anggota keluarga lainnya. Ia berharap mukjizat datang dan putranya segera ditemukan.
Lukman Hanafi secara pribadi mendekati keluarga korban untuk memberikan penguatan. Ia memastikan bahwa iNews Media Group akan terus mendampingi keluarga selama proses pencarian berlangsung. "Kami tidak akan membiarkan keluarga berjuang sendiri. Yudistiro adalah bagian dari keluarga besar kami, dan kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar tim SAR diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas mulia ini," kata Lukman dengan nada suara yang bergetar.
Operasi pencarian ini memang menyita perhatian publik luas, mengingat profesi jurnalis yang berisiko tinggi dalam menjalankan tugas di lapangan. Kejadian hilangnya kapal di Selat Sunda ini menjadi pengingat bagi dunia pers akan pentingnya standar keselamatan kerja di lingkungan ekstrem. Namun, di balik musibah ini, solidaritas yang muncul dari berbagai elemen—pemerintah, militer, kepolisian, hingga media—menjadi bukti bahwa kemanusiaan tetap di atas segalanya.
Hingga saat ini, titik fokus pencarian dipusatkan dari Pelabuhan Pelindo Cilegon, di mana kapal-kapal evakuasi bersandar dan melakukan pergantian shift personel. Cuaca di Selat Sunda yang sempat tidak menentu dalam dua hari terakhir mulai menunjukkan perbaikan, memberikan harapan bagi tim untuk mengoptimalkan penyisiran di wilayah yang diduga menjadi lokasi terakhir hilangnya kapal.
Lukman Hanafi menutup kunjungannya dengan menekankan pentingnya transparansi informasi kepada pihak keluarga. Ia mengapresiasi Basarnas yang secara rutin memberikan update perkembangan terkini kepada keluarga korban, sehingga tidak ada spekulasi liar yang beredar. Bagi iNews Media Group, keberhasilan operasi ini adalah prioritas utama. "Kami terus berkoordinasi dengan kantor SAR Banten. Setiap ada informasi sekecil apapun, kami berharap segera terdeteksi. Kami percaya pada profesionalisme tim SAR gabungan yang saat ini berjuang di tengah gelombang laut," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih bersiap untuk melanjutkan pencarian pada hari ke-8. Seluruh elemen masyarakat diharapkan terus mengirimkan doa bagi keselamatan para jurnalis dan kru kapal. Kehadiran Lukman Hanafi di Posko SAR bukan sekadar langkah formalitas, melainkan wujud tanggung jawab moral sebuah institusi media terhadap orang-orang yang telah mendedikasikan hidupnya untuk menyuarakan kebenaran di garis depan.
Perpanjangan waktu pencarian selama tiga hari ini menjadi kesempatan terakhir yang sangat berharga. Harapan untuk menemukan delapan orang tersebut dalam keadaan selamat masih tetap menyala, diiringi dengan doa dari keluarga, rekan kerja, dan masyarakat Banten yang terus memantau perkembangan di Pantai Carita. Sinergi antara Basarnas, TNI, Polri, dan iNews Media Group diyakini akan menjadi kunci keberhasilan dalam mengungkap misteri hilangnya para pahlawan informasi ini di kedalaman Selat Sunda.
